Sabtu, 03 April 2021

D. Persebaran Pemukiman Desa

 

D. Persebaran Pemukiman Desa

     Pola persebara:

    1. Pola memanjang mengikuti jalan raya

    2. Pola mengikuti rel kereta api

    3. Mengikuti garis pantai

4.       4. Pola menyebar

    Penyebarannya:

    a. terdapat di daerah pegunungan ( daratan tinggi )

    b. daerah yang berelief kasar

5.      5.  Pola desar tersebar

    Faktor-faktor yang mempenagruhi pola permukiman desa:

1.      1.  Letak desa

2.      2.  Keadaan iklim

3.      3.  Kesuburan tanah

4.      4. Tata air

5.      5.  Keadaan ekonomi

6.       6. Keadaan budaya

2.2 Pola keruangan Kota

Secara geografis, kota adalah suatu bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alami dan nonalami dengan gejala pemusatan penduduk tinggi, corak kehidupan yang heterogen, sifat penduduknya individualistis dan materialistis.

A. Ciri-ciri Kota

No

Ciri Fisik

Ciri sosial (Masyaratkan)

1

Adanya sarana ekonomi

Penduduknya beragam

2

Gedung pemerintah

Bersifat materialis dan individualistis

3

Tempat parkir

Toleransi sosial lemah

4

Alun-alun

Hubungan sosial bersifat gesselschaft (patembayan)

5

Sarana olah raga

Norma sosial dan adat istiadat mulai pudar

6

Komplek perumahan

Pandangan hidup rasional

7

Sarana rekreaksi

Mata pencaharian heterogen

 

Jumat, 02 April 2021

POLA KERUANGAN DESA-KOTA

 A . Definisi

1. Menurut UU No. 5 Tahun 1979

Desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk, sebagai kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai organisasi pemerintah terendah langsung di bawah camat dan mempunyai hak otomi dalam ikatan negara kesatuan RI.

2. Menurut Sutardjo Kartohadikusumo

Desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat yang berkuasa mengadakan pemerintahan sendiri

3. Menurut Bintaro

Desa adalah suatu perwujudan geografis, yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis sosial, ekonomi, politik dan budaya dan memiliki hubungan timbal-balik dengan daerah lain.

B. Unsur-unsur Desa

Unsur-unsur desa terdiri dari:

1. daerah

2. penduduk

3. tata kehidupan

C. Potensi Desa

Potensi desa terdiri dari :

1. Potensi fisik meliputi: tanah, air, iklim, pertanian, pertambangan, perikanan, dan perkebunan.

2. Potensi nonfisik meliputi: aparatur pemerintahan, lembaga sosial desa, sikap gotong royong.

Fungsi desa sebagai hinterland kota:

1. Sebagai penghasil bahan baku

2. Sebagai Pengahasil bahan pangan

3. Sebagai pemasok tenaga kerja produktif

4. Pusat industri kecil

5. Keindahan alamnya sebagai penunjang sektor industri

Ciri-ciri masyarakat desa:

1. kehidupanya tergantung pada alam

2. Tolerasi sosialnya kuat

3. Adat-istiadatnya dan norma agama kuat 

4. kontrol sosialnya berdasarkan pada hukum informal

5. Hubungan kekerabatan didasarkan pada gemensehaft (paguyuan)

6. Pola pikirnya irrasional

7. Strukur perekonomi penduduk bersifat agraris

Klasifikasi Desa

1. Menurut aktivitasnya

    a. desa nelayan

    b. desa agraris

    c. desa industri

2. Menurut tingkat perkembangan

    a. Desa Swadaya (Tradisional)    

    Ciri-ciri:

    1). Sebagai besar kehidupan penduduknay masih menggantungkan pada alam.

    2). Hasil untuk mencakupi kebutuhan sendiri.

    3). Administrasi desa belum dilaksanakan dengan baik

    4). Lembaga-lembaga desa belum berfungsi dengan baik.

    5). Tingkat pendidikan dan produktivitas penduduknya masih rendah.

    6). Belum mampu mandiri dalam menyelenggarakan urusan pemerintah.

    b. Desa Swakarsa (Transis)

    Ciri-ciri:

    1). Sudah mampu menyelenggarakan urusan rumah tangga sendiri.

    2). Lembaga sosial desa dan pemerintah sudah berfungsi

    3). Adminitrasi desa sudah berjalan.

    4). Adat-istiadat mulai longgar

    5). Mata pencaharian mulai beragam.

    6). Sudah ada hubungan dengan daearah sekitarnya,

    C. Desa Swasembada (Maju)

    Ciri-ciri:

    1). Saran dan prasaran desa lengkap

    2). Pengelolaan administrasi telah dilaksanakan dengan baik.

    3). Pola pikir masayarakat lebih rasional.

    4). Mata pencaharian penduduk sebagaian besasr di bidang jasa dan perdagang.




D. Persebaran Pemukiman Desa

  D. Persebaran Pemukiman Desa       Pola persebara:     1.  Pola memanjang mengikuti jalan raya     2.  Pola mengikuti rel kereta api    ...